Evaluasi Sanitasi Pangan pada Industri Rumah Tangga Pengolahan Tahu di Kelurahan Bojong Nangka, Kabupaten Tangerang

  • Ainezzahira Ainezzahira Department of Nutrition and Technology, Surya University
  • Khairunnisa Khairunnisa Department of Nutrition and Technology, Surya University
  • Hafiza Dwi Multri Department of Nutrition and Food Technology, Surya University
  • Veronica Veronica Department of Nutrition and Food Technology, Surya University
  • Baiq Mirna Fitriani Department of Nutrition and Food Technology, Surya University
  • Turmaningsih Surya Pratama Department of Nutrition and Food Technology, Surya University
  • Rezki Alhamdi Department of Culinary Management, Batam Tourism Polytechnic
  • Warsono El Kiyat Department of Culinary Management, Batam Tourism Polytechnic
Keywords: hygiene, sanitation, tofu, tofu industry

Abstract

Most of the needs of tofu in Indonesia are met by home industries. On the other hand, according to observations, there are still many home industries that have not implemented hygiene and sanitation standards by state regulation. This study aimed to analyze the condition of sanitation of tofu home industry located in Bojong Nangka village. This study was carried out by two steps, 1) interviewing the factory owner and the employee; and  2) by observation for analyzing the condition of factory sanitation. The result showed this home industry did not fulfill the BPOM regulation for sanitation. This result was evaluated based on the condition of raw materials storage, water use, sanitation equipment, personal hygiene, and waste treatment that did not meet the BPOM standard. Poor handling of the products gave a negative impact on consumers. However, it was necessary to delivery socialization about sanitation and hygiene for tofu home industry in accordance with government regulations.

References

Agung T, dan Winata H. 2012. Pengolahan air limbah industri tahu dengan menggunakan teknologi plasma. Jurnal Ilmiah Teknik Lingkungan. Vol 2 No 2: page 19–28.

Badan Pengkajian Obat dan Makanan. 2012a. Peraturan Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan Republik Indonesia HK.03.1.23.04.12.2206 Tentang Cara Produksi Pangan yang Baik untuk Industri Rumah tangga (CPPB-IRT). : page 19.

Badan Pengkajian Obat dan Makanan. 2012b. Peraturan Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan Republik Indonesia Nomor HK 03.1.23.04.12.2205 Tahun 2012 Tentang Pedoman Pemberian Sertifikat Produksi Pangan Industri Rumah Tangga. : page 45.

Badan Pusat Statistik. 2015. Konsumsi rata-rata bahan makanan penting 2007-2014. [diakses 2018 Oktober 20]. www.bps.go.id/linkTabelStatis/view/id/950.

Budiyono B, Junaedi H, Isnawati I, dan Wahyuningsih T. 2009. Tingkat pengetahuan dan praktik penjamah makanan tentang hygiene dan sanitasi makanan pada warung makan di Tembalang Kota Semarang Tahun 2008. Jurnal Promosi Kesehatan Indonesia. Vol 4 No 1: page 50–60.

Cahyaningsih C, Kushadiwijaya H, dan Tholib A. 2009. Hubungan higiene sanitasi dan perilaku penjamah makanan dengan kualitas bakteriologis peralatan makan di warung makan. Berita Kedokteran Masyarakat. Vol 25 No 4: page 180-188.

Cuprasitrut T, Srisorrachatr S, dan Malai D. 2011. Food safety knowledge, attitude and practice of food handlers and microbiological and chemical food quality assessment of food for making merit for monks in Ratchathewi District Bangkok. Asia Journal of Public Health. Vol 2 No 1: page 27–34.

Dharma S, dan Gunawan G. 2008. Higiene dan sanitasi makanan jajanan di simpang selayang Kelurahan Simpang Selayang, Kecamatan Medan Tuntungan, Sumatera Utara. Info Kesehatan Masyarakat. Vol 12 No 1: page 34–44.

Djaja I. 2005. Faktor yang mempengaruhi kontaminasi E. coli pada makanan yang disajikan tempat pengelolaan makanan di Jakarta Selatan. Medika. Vol 31 No 9: page 555–559.

Faisal M. 2016. Utilization of tofu liquid waste generated from anaerobic processing in compost preparation. International Journal of GEOMATE. Vol 13 No 35: page 34–39.

Fajriansyah F. 2017a. Hygiene dan sanitasi pengolahan roti pada pabrik roti Paten Bakery. Jurnal AcTion. Vol 2 No 2: page 116–120.

Fajriansyah F. 2017b. Kondisi industri tahu berdasarkan hygiene dan sanitasi di Kota Banda Aceh. Jurnal AcTion. Vol 2 No 2: page 149–154.

Giovani I, Jesica C, Mudhita C, dan El Kiyat W. 2018. Evaluasi keamanan dan sanitasi pangan pada industri popcorn rumahan. Majalah Kesehatan Pharmamedika. Vol 10 No 2: page 100–107. doi:10.33476/mkp.v10i2.729.

Gusman G. 2008. Sikap dan perilaku penanggungjawab jasa boga kaitannya dengan kondisi higiene sanitasi jasaboga di Kota Yogyakarta Tahun 2007. Jurnal Ilmu Keperawatan. Vol 1 No 4: page 126–171.

Hariyadi P. 2008. Beban ganda: Permasalahan keamanan pangan di Indonesia. Jurnal Pangan. Vol 17 No 2: page 17–27.

Hasyim H. 2011. Analisis bahaya dan pengendalian titik krisis dalam penyelenggaraan warung makan di kampus (Alternatif pencegahan foodborne diseases). Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat. Vol 2 No 1: page 1–5.

Hatta W, Sudarwanto M, Sudirman I, dan Malaka R. 2014. Praktek sanitasi higiene pada usaha pengolahan dangke susu sapi di Kabupaten Enrekang, Sulawesi Selatan. Jurnal Veteriner. Vol 15 No 1: page 147–155.

Irwan J, Virginia A, Gerti D, Fidelia J, Reynaldo K, Adi YW, Mh J, dan Km T. 2019. Penerapan hazard analysis critical control point (HACCP) pada produksi brownies UMKM 3 Sekawan Cake and Bakery. Jurnal Bakti Saintek. Vol 3 No 1: page 23–30. doi:10.14421/jbs.1306.

Kementerian Perindustrian RI. 2010. Peraturan Menteri Perindustrian Republik Indonesia nomor 75/M-IND/PER/7/2010 tentang pedoman cara produksi olahan pangan yang baik (CPPOB). : page 22.

Kusuma A, Eryando T, dan Susanna D. 2012. Escherichia coli contamination of babies’ food-serving utensils in a district of West Sumatra, Indonesia. WHO South-East Asia Journal of Public Health. Vol 1 No 1: page 20–27.

Menteri Kesehatan RI. 2011. Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia nomor 1096/MENKES/PER/VI/ 2011 tentang higine sanitasi jasaboga. : page 30.
Naing N, Zain M, dan Abdullah N. 2007. A study on reliability of questionnaire on knowledge, attitude and practice (KAP) of food handlers towards foodborne diseases and food safety. International Medical Journal. Vol 14 No 4: page 281–285.

Nasir M, dan Saputro E. 2015. Manajemen pengelolaan limbah industri. Jurnal Ekonomi dan Bisnis. Vol 19 No 2: page 143–152.

Nicolas B, Abdoul B, Aly S, Amadou O, Jules L, dan Alfred T. 2006. Hygienic status assessment of dish washing waters, utensils, hands and pieces of money from street food processing sites in Ouagadougou (Burkina Faso). African Journal of Biotechnology. Vol 5 No 11: page 1107–1112.

Nurhidajah N, dan Suyanto A. 2012. Kadar kalsium dan sifat organoleptik tahu susu dengan variasi jenis bahan penggumpal. Jurnal Pangan dan Gizi. Vol 3 No 5: page 39–45.

Pratiwi I, Etika M, dan Abdul W. 2012. Perancangan tata letak fasilitas di industri tahu menggunakan blocplan. Jurnal Ilmiah Teknik Industri. Vol 11 No 2: page 102–112.

Presiden RI. 2012. Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 18 Tahun 2012 Tentang Pangan. : page 25.

Presiden RI. 2014. Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 33 Tahun 2014 Tentang Jaminan Produk Halal. Jakarta, Indonesia.

Rianti A, Christopher A, Lestari D, dan Kiyat W. 2018. Penerapan keamanan dan sanitasi pangan pada produksi minuman sehat kacang-kacangan UMKM Jukajo Sukses Mulia di Kabupaten Tangerang. Jurnal Agroteknologi. Vol 12 No 2: page 167–175.

Utami N, Rahayu N, dan Zaman C. 2011. Hygiene sanitasi makanan di tempat kerja. Jurnal Kesehatan Bina Husada. Vol 7 No 3: page 107–115.

Widianingrum I. 2015. Teknologi pembuatan tahu yang ramah lingkungan (Bebas limbah). Jurnal Dedikasi. Vol 12 No 1: page 14 – 21.

Yulianto A, dan Nurcholis N. 2015. Penerapan standard higiene dan sanitasi dalam meningkatkan kualitas makanan di Food & Beverage Departement @Hom Platinum Hotel Yogyakarta. Jurnal Khasanah Ilmu. Vol 6 No 2: page 31–39.

Yunita N, dan Dwipayanti N. 2010. Kualitas mikrobiologi nasi jinggo berdasarkan angka lempeng total, Coliform yotal, dan kandungan Escherichia coli. urnal Biologi. Vol 14 No 1: page 15–19.
Published
2019-06-30
How to Cite
Ainezzahira, A., Khairunnisa, K., Multri, H. D., Veronica, V., Fitriani, B. M., Pratama, T. S., Alhamdi, R. and Kiyat, W. E. (2019) “Evaluasi Sanitasi Pangan pada Industri Rumah Tangga Pengolahan Tahu di Kelurahan Bojong Nangka, Kabupaten Tangerang”, VITKA Jurnal Manajemen Pariwisata, 1(1), pp. 5 - 12. Available at: http://journal.btp.ac.id/index.php/vitka/article/view/1 (Accessed: 23August2019).